Manfaat Bisnis Online Menurut Peterson

Manfaat Bisnis Online Menurut Peterson
Pemasaran/bisnis online sudah menjadi keharusan di era digital seperti sekarang, karena melalui bisnis online tujuan perusahaan atau pebisnis perorangan berkaitan dengan produk/ jasa akan lebih efektif dan efisien. Bisnis melalui internet, atau yang banyak dikenal dengan bisnis online, memiliki banyak manfaat dan keunggulan yang tidak dimiliki pemasaran lunng (offline). Banyak hal yang dapat digali lebih dalam mengenai teknik dan tips menjalankan bisnis online. Teknologi informasi saat ini memudahkan pengguna internet, baik aktif maupun pasif, untuk menikmati kenyamanan-kenyamanan yang ada melalui internet melalui peramban (browser) internet.


Ada 3 (tiga) Jenis saluran dalam pemasaran yang memiliki, dampak signifikan dalam implementasi bisnis online, yaitu: 
  1. Komunikasi Communication), 
  2. Transaksi (Transaction), dan 
  3. Distribusi (Distrrbution) (Peterson: 1997). 
Adapun beberapa manfaat bisnis online yang didapatkan melalui fungsi komunikasi, transaksi, dan saluran distribusi adalah sebagai berikut.

Komunikasi (Communication)

Komunikasi merupakan bagian penting dalam pemasarary bisrus. Komunikasi bisnis yang efektif akan membantu mencapa target-target yang telah direncanakan perusahaan. Berikw in beberapa keuntungan komunikasi dalam pemasaran/bisny menggunakan mnedia online.

Peningkatan Informasi produk (improved product information)

Dalam bisnis/pemasaran luring, informasi produk biasanya dikenalkan atau dipromosikan melalui media koran, katalog, Spanduk, dan lain sebagainya. Dalam bisnis online, hal itu dapat diakukan setap saat oleh admin, yang ditunjuk untuk melakukan perubahan atau penambahan informasi seputar produk perusahaari secara berkala. Model offline memeriukan waktu, pemikiran, dari baya yang relatif besar, sedangkan dengan media onine, biaya yang diperlukan relatif sedikit dengan jangkauan yang lebih kuas. Ika melahu media offline perusahaan memerlukan tambahan biaya tantuk perbaikan atau editing informasi, pada media online cukup dengan memenntahkan admin online (pengelola website perusahar an) untuk meng-edit informasi yang diperlukan secara berkala

Ketersediaan informasi perubahan harga (improved price information)

Jika sebelumnya perubahan-perubahan yang berkartan dengan harga dilakukan dengan mencetak ulang katalog produk, yang tentu membutuhkan waktu yang lama dan biaya, saat ru biayabaaya semacam su dapat dikurangi dengan melakukan komunikasi secara daring Perusahaan dapat melakukan perubahan semacam Mu Gergan cara yang werhang, yatu masuk ke dalam webute nya Gan meraak perubahan harga knlcamu-mntormam yang berkatan dengan harga dapat diubah Mai Girteiit dengan cepat dar tepat sesum kebutuhan

Ketersediaan layanan (availability of service)

Waktu layanan pemasaran di dunia luring relatif terbatas, yang jelas membatasi ruang konsumen untuk melihat produk-produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan. Pada media online, perusahaan dapat melayani konsumen dalam waktu 24 jam sehari dan 7 hari per minggu. Konsumen benar-benar menjadi "raja" dengan waktu layanan seperti itu. Dengan demikian, konsumen dapat melihat produk/jasa, spesifikasi produk, harga, dan bahkan dapat melakukan pembelian produk secara daring.

Biaya komunikasi lebih rendah (lower cost of communication)

Pada bisnis/pemasaran luring, biaya komunikasi yang dibutuhkan untuk memasarkan produk relatif besar. Pada bisnis online, biaya pemasaran dapat dikurangi dengan cara menggunakan web atau media sosial untuk berkomunikasi dengan calon pelanggan atau pelanggan setia. Agar lebih interaktif dan memanjakan konsumen, web perusahaan dapat dilengkapi dengan fasilitas online chat sehingga tercipta komunikasi dua arah yang saling menguntungkan. Konsumen juga dapat berkomunikasi dengan perusahaan dengan menggunakan fasilitas email serta media-media sosial, seperti Facebook dan Twitter.

Interaktif (interactive)

Media online memberikan nilai tambah bagi perusahaan penggunanya, seperti adanya interaksi dua arah, yang memungkinkan perusahaan menyampaikan pesan kepada konsumen serta memungkinkan konsumen menanyakan apa saja yang berkaitan dengan produk yang ditawarkan. Jika dalam media offline konsumen hanya dapat melihat informasi secara statis, dengan media online konsumen dapat melihat produk/jasa yang mereka inginkan secara dinamis. Dinamis artinya informasi yang ada selalu di-update, konsumen dapat melakukan interaksi untuk menanyakan kebutuhan-kebutuhan mereka, dan perusahaan dapat memberikan jawabannya dalam waktu 24 jam sehari.

informasi persediaan terkini (real-time inventory update)

Pada pemasaran di dunia nyata (offline), ketika ingin memesan produk atau membutuhkan informasi tentang ketersediaan barang yang mereka butuhkan, konsumen menggunakan telepon atau surat menyurat. Hal ini membutuhkan waktu yang lama, apalagi jika jarak antara perusahaan dan konsumen jauh.

Pada pemasaran melalui media online, ketersediaan Produk yang diinginkan beserta informasi-informasi yang berkaitan dengan produk tersebut, seperti spesifikasi produk, dapat diketahy secara langsung. Konsumen juga diberi ruang untuk berinterakg, (bertanya) kepada admin perusahaan seputar produk tersebut misalnya melalui fasilitas online chat dan lain-lain. Beberapa pertanyaan yang sering muncul juga diberikan halaman khusus serta jawabannya.

Layanan purnajual (post-sales service)

Pada bisnis/pemasaran turing, layanan purnajual dilakukan dengan pemberian garansi oleh perusahaan kepada konsumen setelah terjadi proses jual-beli antara konsumen dan perwakilan perusahaan. Pada bisnis online, layanan purnajual sudah dimulai sejak produk dikirim, diterima, dan digunakan. 

Proses dan lama pengiriman, misalnya, memiliki standar waktu yang jelas dan terukur. Jika pengiriman terlambat, pihak konsumen dapat melayangkan keluhan (complaint) kepada perusahaan dan perusahaan akan melakukan tindakan perbaikan. Ketika produk diterima, konsumen dapat memeriksa sesuai atau tidaknya produk yang diterima dengan pesanan. Ketika produk digunakan, konsumen juga diberikan garansi tertentu sehingga mereka nyaman menggunakan produk tersebut.

Semua layanan yang diberikan perusahaan dapat dilihat di website perusahaan, di dalamnya tertera dengan jelas syarat dan ketentuan-ketentuan mendapatkan layanan purnajual. Layanan purnajual juga dapat ditanyakan kepada customer service melalui media online chat, yang dapat diakses melalui website atau media-media sosial, seperti Facebook, Twitter, dan sebagainya.

Tidak harus bertemu (no personal contact)

Jika pemasaran turing dilakukan atau terjadi melalui kontak fisik antara penjual dan pembeli, tidak demikian halnya dengan bisnis online. Pada bisnis online, produsen cukup memiliki website yang digunakan sebagai media bertemunya pembeli dan penjual secara daring. Produsen memberikan semua informasi yang dibutuhkan oleh konsumen, dan konsumen dapat melihat semua produk yang diinginkan. Apabila konsumen merasa cocok dengan produk yang ditawarkan, melalui media online konsumen cukup melakukan transfer melalui bank yang telah direkomendasikan oleh perusahaan. Perusahaan melalui website juga memberikan kemudahan-kemudahan yang akan memanjakan konsumen dengan fasilitas-fasilitas online yang interaktif, seperti online chat dan media sosial. Jadi, dengan hanya beraksi di depan layar monitor, PC, Tablet atau smartphone, proses transaksi dengan produsen dapat berlangsung.

Oleh karena itulah, cara meyakinkan konsumen untuk membeli produk melalui media online merupakan hal penting yang harus dikuasai oleh sumber daya manusia (SDM) setiap perusahaan, khususnya yang menangani bisnis online.

Transaksi (Transaction)

Proses transaksi dalam bisnis/pemasaran online berbeda dengan proses transaksi dalam dunia nyata atau offline. Proses transaksi yang terjadi pada bisnis online memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan transaksi yang dilakukan secara luring. Berikut ini kelebihan dari transaksi yang dilakukan secara daring.

Etalase virtual dapat dicapai oleh semua pengguna Internet (virtual store front can be reached by all Internet users)

Jika di dunia luring Anda mengenal etalase, di dunia daring etalase yang digunakan adalah etalase virtual. Etalase virtual adalah tempat penyajian produk



atau jasa perusahaan yang diletakkan “u pada halaman website. Pada etalase virtual



itu, produk atau jasa ditampilkan, yang “G dilengkapi dengan gambar, spesifikasi, serta



harga dan program promosinya. Semua y” y



pengguna internet dapat melihat etalase



atau tempat penyajian produk perusahaan



dengan mudah. Ketika produk perusahaan



sudah dipublikasikan ke dalam website,



itu berarti semua layanan yang ada pada perusahaan dapat diakses oleh pengguna dari belahan dunia manapun. Untuk itu, perusahaan harus menyiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan pelayanan yang dibutuhkan pengguna (user).



b. Biaya transaksi murah dan mengurangi kesalahan (lower cost of transaction and reduced human errors)



Jika proses transaksi pada pemasaran luring membutuhkan biaya seperti kertas, buku, alat cetak, alat hitung, dan alat tulis kantor (ATK) yang jumlahnya relatif besar, pada transaksi daring tidak ada biaya-biaya semacam itu, Pada transaksi model daring, kebutuhan alat tulis kantor dapat dikurangi karena semua transaksi menggunakan media transaksi yang disediakan di website. Proses transaksi dilakukan di website dengan aplikasi transaksi yang dibuat mudah untuk konsumen karena ada petunjuk penggunaan atau cara bertransaksinya.



Pada proses transaksi luring, kesalahan penulisan saat transaksi, kesalahan perhitungan saat transaksi, serta kesalahan



yang tidak disengaja sangat mungkin terjadi (human error Pada proses transaksi daring, kesalahan yang dilakukan Oleh manusia dapat dikurangi bahkan ditiadakan melalui penggunaan program aplikasi transaksi daring yang ada di website. Proses transaksi daring menguntungkan konsumen dan perusahaan karena mengurangi kesalahan dan memudahkan kedua belah pihak. Dengan demikian, aplikasi transaksi daring sangat direkomendasikan untuk dilakukan oleh perusahaan.



&. Mengurangi waktu siklus pengadaan (reduced procurement cycle time)



Pada proses transaksi luring, pengadaan atau pembuatan transaksi memerlukan waktu yang relatif lama karena harus mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan berlangsungnya transaksi, seperti peralatan dan bahan, seperti kertas dan sebagainya. Pada proses transaksi daring, proses pengadaan tidak lagi membutuhkan waktu yang lama karena semua peralatan dan bahan sudah disediakan di website, yaitu berupa sistem informasi penjualan. Konsumen atau pengguna (user) cukup masuk ke website, memilih menu transaksi, kemudian menuliskan atau memilih layanan fasilitas transaksi



setelah sebelumnya membaca petunjuk atau cara bertransaksi yang ada di website.



) d. Tingkat persediaan yang lebih rendah serta biaya overhead



terkait lainnya (lower inventory level and other related overhead costs)



Dalam transaksi luring, produk yang tersedia atau stok membutuhkan biaya perawatan yang tidak sedikit. Biaya perawatan tidak dapat dihindari agar kualitas produk terjaga. Biaya yang dibutuhkan bergantung jumlah stok: semakin banyak produk, semakin banyak biaya yang dibutuhkan dan sebaliknya.



Pada bisnis online, tingkat persediaan (stok) rendah dan selalu terpantau 24 jam oleh admin website. Persediaan akan selalu tampil di website, yang tentu sangat membantu konsumen, Perusahaan juga terbantu karena dapat memantau perkembangan stok melalu admin website yang sama. Jika dibutuhkan tempat yang lebih besar (space untuk website) untuk menampung data persediaan, perusahaan hanya perlu menambah space dani website tersebut. Dengan demikian, biaya overhead menjadi rendah.



6. Promosi dan penjualan langsung kepada konsumen



Pada penasaran luring, transaksi dilakukan dengan targettarget yang telah ditentukan sebelumnya melalui jarmgan, atau melalui tahapan tertentu (tidak langsung) kepada konsumen. Promosi yang dilakukan juga menggunakan media offline, seperti spanduk, leaflet, koran, dan sebagainya.



———



Pada bisnis online, promosi dilakukan dengan cara memasukkan produk beserta fasilitas transaksi pada menu website. Ketika produk sudah dipublikasikan melalui website, semua pengguna internet berpotensi melihat, membaca, dan selanjutnya melakukan transaksi daring. Hal seperti ini mengurangi tahapan yang ada pada dunia luring. Dengan cara ini, perusahaan (produsen) dapat langsung bertemu dan bertransaksi dengan konsumen secara langsung.



f. Harga fleksibel (flexible pricing)



Proses penentuan harga pada transaksi daring sama dengan proses penentuan harga pada transaksi luring. Bedanya, pada transaksi daring, informasi tentang perubahan harga suatu produk serta promosi dapat dilakukan dengan cepat, yaitu dengan cara masuk ke website dan mengubahnya.



g. Biaya entri dan pembentukan biaya relatif rendah (relatively low entry and establishment costs)



Pada pemasaran luring, proses entri serta pembentukan ataupun pengubahan (edit) biaya memerlukan waktu yang relatif lama dan biaya yang tidak sedikit. Proses perubahan yang dilakukan oleh perusahaan juga hanya dapat berlangsung pada jam kerja.



Pada bisnis online, proses edit dan pembentukan biaya dilakukan dengan cara membuka website perusahaan. Dari situ, pembentukan dan pengubahan biaya dapat dilakukan, untuk selanjutnya dipublikasikan secara cepat. Proses ini dapat dilakukan dalam waktu 24 jam. Biaya yang dibutuhkan untuk melakukan proses entri dan edit suatu web juga relatif ringan dan bahkan gratis.



3. Distribusi (Distribution)



Pada pemasaran luring, tahapan proses distribusi produk lebih lama dibandingkan pada bisnis online. Hal ini terjadi karena proses distribusi offline melalui beberapa proses pengiriman, yaitu dari produsen ke distributor, dari distributor kepada agen, dari agen kepada salesperson, dan selanjutnya dari salesperson kepada konsumen. “ Sementara itu, distribusi bisnis online dapat dilakukan secara langsung antara produsen dan konsumen, Berikut ini kelebihan-kelebihan distribusi secara daring.



a. Mengurangi waktu tunggu (reduced waiting time to receive product)



Proses distribusi tidak lagi membutuhkan waktu yang lama karena proses distribusi langsung dilakukan oleh perusahaan kepada konsumen.



b. Menurunkan biaya pengiriman (lower cost of delivery,



Biaya pengiriman dilakukan oleh perusahaan sebagai bentuk pelayanan kepada konsumen dalam bentuk kerja sama dengan perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengiriman produk, Pengiriman yang dilakukan oleh profesional membuat produk tiba tepat waktu dengan biaya yang relatif terjangkau. Bahkan, beberapa perusahaan menggratiskan biaya pengiriman.



C. Pelanggan dapat melacak pesanan (allow customers to track orders)



Proses distribusi pada bisnis online memungkinkan konsumen melacak produk yang dipesan. Hal-hal terkait dengan produk yang dipesan juga dapat ditelusuri, seperti kapan dipesan, diterima oleh siapa, dikirim oleh siapa, kapan dikirim, serta kapan diterima oleh konsumen.



d. Mengurangi jumlah perwakilan layanan pelanggan (reduced number of customer service representatives) Kantor pelayanan yang jumlahnya banyak pada pemasaran



luring dapat dikurangi sehingga perusahaan lebih efektif dan efisien dalam melayani konsumen.